ADMINISTRASI BENDAHARAN DESA FORMAT BARU

Administrasi Bendahara Desa

Pemerintah Desa melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan,pPembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat, Kepala Desa berwenang melaksanakan Administrasi Pemerintahan Desa. Dilaksanakan secara teknis oleh Perangkat Desa sebagai aparatur pelaksanan administrasi desa.

Setiap kegiatan desa harus diadministrasikan dengan baik. Perangkat Desa sebagai unsur pembantu kepala desa wajib melaksanakan administrasi yang berkaitan dengan bidang tugasnya.

Yang dimaksud administrasi pemerintahan desa adalah keseluruhan proses kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai Pemerintahan Desa pada Buku Register Desa.

Secara umum Administrasi Desa dikelompokan kedalam 4 (empat) kelompok. Hal ini sebagaimana terdapat pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 tahun 2016 tentang Administrasi Pemerintahan Desa.

  1. Administrasi umum yaitu pencatatan data dan atau informasi berisi kegiatan pemerintahan desa pada Buku Administrasi Umum.
  2. Administrasi Penduduk adalah kegiatan pencatatan data penduduk dan informasi mengenai kependudukan lainnya pada Buku Administrasi Penduduk.
  3. Administrasi Keuangan adalah kegiatan pencatatan transaksi data dan informasi keuangan / pengelolaan keuangan Desa pada Buku Administrasi Keuangan.
  4. Administrasi Pembangunan adalah kegiatan pencatatan hasil pembangunan dan informasi pelaksanaan pembangunan serta kegiatan pemberdayaan masyarakat pada Buku Administrasi Pembangunan.
  5. Selain keempat kelompok tersebut Permendagri 47/2016 menyebutkan adanya Buku Administrasi lainnya.

Kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai penyelenggaraan Pemerintahan Desa lainnya dicatat dalam buku adminsitrasi desa sesuai kebutuhan.

  1. Kegiatan Badan Permusyawaratan Desa dicatat tersendiri oleh sekretaris BPD pada buku administrasi Badan Permusyawaratan Desa.
  2. Kegiatan musyawarah Desa dalam buku kegiatan musyawarah desa, dictat juga berita acara musyawarah, notulensi atau hasil kesepakan musyawarah jika perlu.
  3. Kegiatan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Lembaga Adat dicatat dalam buku Lembaga Kemasyarakatan Desa/Lembaga Adat.
  4. Pendataan kegiatan dan tata cara pengisian buku Administrasi lainnyaditetapkan dengan Peraturan Bupati/Walikota.

Silahkan mengikuti Peraturan Bupati/ walikota yang mengatur Administrasi Pemerintahan Desa. Sementara ini kita simak lampiran Permendagri 47/2016 yang berisi contoh format dan cara pengisian Buku Administrasi Desa.

Pada kesempatan ini akan menyajikan Buku Administrasi Desa yang harus dikerjakan oleh Bendahara Desa / Kepala Urusan Keuangan Desa. Buku Adminstrasi Desa yang berkaitan dengan Administrasi Keuangan Desa yang wajib dilaksankan Bendahara Desa.

Sebagaimana disebutkan pada Bagian Keempat Administrasi Keuangan Desa Pasa l7 menyebutkan ;
Kegiatan pencatatan data dan informasi keuangan desa, pengelolaan keuangan desa dimuat dalam buku Administrasi Keuangan Desa.
Administrasi Keuangan Desa sebagaimana meliputi:

  1. Buku APB Desa;
  2. Buku Rencana Anggaran Biaya;
  3. Buku Kas Pembantu Kegiatan;
  4. Buku Kas Umum;
  5. Buku Pembantu Pajak , Buku Penerimaan Retribusi, dan Penerimaan dar sumber PAD lainnya;
  6. Buku Bank Desa.
    Bagaimana tata cara pengisian Buku Administrasi Keuangan Desa dapat anda simak dibawah ini :

C.1 Buku APB Desa

Format Buku APB Desa

Cara Pengisian Buku APB Desa

Pengisiannya mengikuti lampiran APB Desa yang telah ditetapkan.

C.2 Buku Rencana Anggaran Biaya

Format Buku Rencana Anggaran Biaya

Cara Pengisian Format Buku Anggaran Biaya

Bidang diisi Uraian bidang sesuai APBDesa, (dapat disertakan kode rekening bidang)
Kegiatan diisi dengan uraian /nama kegiatan beserta kode rekening keiatan jika perlu. Isian nama bidang dan kegiatan harus sesuai dengan yang tercantum dalam APBDesa.

Kolom 1: Diisi dengan nomor urut
Kolom 2: Diisi dengan uraian berupa kebutuhan (belanja barang, jasa upah dll) sesuai RAB kegiatan.
Kolom 3: Diisi dengan volume dapat berupa jumlah orang/barang.
Kolom 4: Diisi dengan harga satuan yang merupakan besaran untuk membayar orang/barang
Kolom 5: Kalikan angka pada kolom 3 dengan kolom 4.

C.3 Buku Pembantu Kegiatan

Format Buku Pembantu Kegiatan

 Cara Pengisian Buku Pembantu kegiatan:

Bidang diisi berdasarkan klasifikasi kelompok.
Kegiatan diisi sesuai dengan yang ditetapkan dalam APBDesa.
Kolom 1: Diisi dengan nomor urut.
Kolom 2: Diisi dengan tanggal transaksi.
Kolom 3: Diisi dengan uraian transaksi.
Kolom 4: Besaran jumlah rupiah yang diterima bendahara.
Kolom 5: Jumlah rupiah yang diterima dari masyarakat.
Kolom 6: Diisi dengan nomor bukti transaksi.
Kolom 7: Masukan jenis pengeluaran belanja barang dan jasa.
Kolom 8: Diisi dengan jenis pengeluaran belanja modal.
Kolom 9: Diisi jumlah rupiah yang dikembalikan kepada bendahara.
Kolom 10: untuk memasukan jumlah saldo kas dalam rupiah.

C.4 Buku Kas Umum

Format Buku Kas Umum

Cara Pengisian Format Buku Kas Umum:

Kolom 1: Isi nomor urut penerima kas atau pengeluaran kas.
Kolom 2: Cantumkan tanggal penerimaan kas atau pengeluaran kas
Kolom 3: Kode rekening penerimaan kas atau pengeluaran kas.
Kolom 4: Uraian transaksi penerimaan kas atau pengeluaran kas.
Kolom 5: Diisi dengan jumlah rupiah penerimaan kas.
Kolom 6: Diisi dengan jumlah rupiah pengeluaran kas
Kolom 7: Diisi dengan nomor bukti transaksi
Kolom 8: Diisi dengan penjumlahan komulatif pengeluaran kas
Kolom 9: Diisi dengan saldo kas
Catatan :
Kepala desa membubuhkan tanda tangan sebagai persetuuan/pengesahan BKU dengan terlebih dahulu diverifikasi Sekretaris Desa atas BKU yang dibuat Bendahara..

C.5 Buku Pembantu Pajak, Retribusi dan Penerimaan Lainnya

Bentuk dan Format Buku Kas Pembantu Pajak, Retribusi dan Penerimaan Lainnya

Cara Pengisian Buku Pajak, Retribusi dan Penerimaan Lainnya:

Kolom 1: Diisi dengan nomor urut penerimaan atau pengeluaran kas pengeluaran
Kolom 2: Tanggal penerimaan atau pengeluaran.
Kolom 3 s.d 5: Diisi dengan uraian penerimaan pajak, retribusi, dan penerimaan lainnya
Kolom 6: Diisi dengan jumlah rupiah penerimaan kas
Kolom 7: Diisi dengan jumlah rupiah pengeluaran kas
Kolom 8: Diisi dengan saldo buku kas bendahara

C.6 Buku Bank Desa

Format Buku Bank Desa

Cara Pengisian Buku Bank Desa:

Kolom 1: Diisi nomor urut.
Kolom 2: Diisi dengan tanggal transaksi Bank.
Kolom 3: Diisi transaksi/belanja pemasukan dan atau pengeluaran.
Kolom 4: Diisi dengan bukti transaksi.
Kolom 5: Diisi dengan pemasukan jumlah setoran.
Kolom 6: Diisi dengan pemasukan jumlah bunga bank.
Kolom 7: Diisi dengan pengeluaran jumlah penarikan.
Kolom 8: Diisi dengan pengeluaran jumlah pajak.
Kolom 9: Diisi dengan pengeluaran biaya administrasi.
Kolom 10: Diisi dengan saldo Bank.

5 Komentar untuk "ADMINISTRASI BENDAHARAN DESA FORMAT BARU"

  1. thanks.... atas informasi yang bermanfaat... smoga tetap jaya

    BalasHapus
  2. Kami juga menyediakan dalam format .xml
    Semoga bermanfaat..
    https://catatan-it21.blogspot.com/2016/05/download-buku-kas-umum-desa-excel.html

    BalasHapus
  3. Cocouk sangat membantu sekali

    BalasHapus

Post Unggulan

PANDUAN LENGKAP MENYUSUN RAB (FORMAT RAB DESA)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel