Sunday, 11 September 2016

Sistematika LPJ Dana Desa (Format Baku & Contoh lengkap)

Tags

LPJ DANA DESA FORMAT BAKU BERIKUT CONTOH

Pada tulisan ini admin akan mengupas tuntas penyusunan LPJ Dana Desa. Tulisan ini akan membimbing penyusunan LPJ dari mulai membuat jilid, isi laporan sampai lampiran-lampiran yang diperlukan. Format yang digunakan merupakan format baku mengacu pada aturan terkini. Sekaligus disertai contoh LPJ Dana Desa lembar demi lembar.
Laporan Penggunaan Dana Desa merupakan laporan Kepala Desa Kepada Bupati/Walikota. Hakekatnya adalah laporan Bendahara Desa dan Tim Pelaksanan Kegiatan Dana Desa dalam melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan Anggaran Desa sesuai APBDesa.
Jadi LPJ Dana Desa terdiri dari Laporan Bendahara Desa dilampiri Laporan Pelaksanaan kegiatan Dana Desa dari TPK.
Untuk memudahkan sistematika laporan dapat disusun sebagai berikut :

Sistematika LPJ ADD

Jilid
Kata Pengantar
Daftar Isi
Surat Pengantar Kepala Desa
Pendahuluan
I.    Laporan Keuangan Desa
1.    Laporan Realisasi Penggunaan Dana
2.    Buku Kas Umum
3.    Lampiran BKU (SPP dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja)
4.    Buku Pajak
5.    Lampiran SSP/ e-Billing
6.    Buku Bank Desa
7.    Lampiran Copy RKD
II.    Laporan Penggunaan Dana Desa
Surat Pengantar TPK
A.    Kegiatan Pembangunan Hotmik Jalan
a)    SPP
b)    RAB
c)    Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja
d)    Lampiran (Bukti Pengeluaran)
e)    Berita Acara Serah terima hasil pekerjaan

B.    Kegiatan Pembangunan Saluran Irigasi
a)    SPP
b)    RAB
c)    Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja
d)    Lampiran (Bukti Pengeluaran)
e)    Berita Acara Serah terima hasil pekerjaan

C.    Kegiatan Pemberdayaan (Pelatihan Peningkatan Kapasitar Aparatur Pemerintah Desa)
III.    Lampiran-lampiran
Foto Kegiatan 0%, 50 %, dan 100 %
SK TPK
IV.    Penutup

Sekarang kita bahas satu demi satu LPJ Dana Desa sesuai sistematika di atas. Sekedar untuk memudahkan pemahaman admin ilustrasikan sebagaiberikut :
1.    Desa Maju Kecamatan Mandiri Kabupaten Sejahtera telah menerima dana Tranfer Dana Desa Tahap I (satu)  sebesar Rp. 360.000,- (tiga ratus enam puluh juta rupiah) pada tanggal 22 April 2016 dan telah menarik tunai pada hari itu juga.
2.    Dana Desa tersebut sesuai RKPDesa dan APBDesa dipergunakan untuk :
3.    Pembangunan Jalan (Hotmik jalan) Rp. 200.000.000,- (dua ratus Juta rupiah)
4.    Pembangunan Saluran Irigasi Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah)
5.    Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah)
6.    Seluruh Kegiatan telah dilaksanakan dan diselesaikan oleh Tim Pengelola Kegiatan dan telah di serah terimakan oleh TPK  kepada Desa pertanggal 22 Juni 2016.
Dengan ilustrasi di atas Bagaimana LPJ Dana Desa dibuat ?
Berikut ini disajikan bagaimana lembar demi lembar LPJ harus dibuat. Hanya sebagai contoh dan gambaran umum saja. Selanjutnya silakan anda buat sesuai yang terbaik menurut Anda, yang perlu diperhatikan jangan keluar dari aturan dan format baku yang telah ditetapkan.
Contoh Format LPJ Dana Desa

Lembar muka (Jilid)

Contoh Jilid :

Lembar Kata Pengantar

Contoh Kata Pengantar :
Kata Pengantar
Ucapan syukur kehadirat Tuhan YME, bahwa atas perkenanNya Desa Maju telah dapat melaksanakan program/ kegiatan yang di danai Dana Desa.
Ucapan terimakasih pada TPK dan semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam pembangunan Desa.
Ucapan terimaksih Kepada BPD atas kerjasamanya dan untuk ditingkatkan dimasa mendatang.
LPJ merupakan bahan evaluasi sekaligus koreksi untuk perencanaan dan pelaksanaan yang lebih baik di tahun mendatang.
Demikian LPJ ini disampaikan sebagai bahan seperlunya. dst;

Maju, 22 Juli 2016 
Kepala Desa Maju

……………..

Lembar Daftar Isi

Contoh Daftar Isi
Kata Pengantar                                   i
Daftar Isi                                            ii
Surat Pengantar    Kepala Desa                            iii
Pendahuluan                                        1
I.    Laporan Keuangan Desa                            …
1.    Laporan Realisasi Penggunaan Dana                …
2.    Buku Kas Umum                                …
3.    Lampiran BKU (SPP dan Surat Pernyataan Tanggung
Jawab Belanja)                                …
4.    Buku Pajak                                    …
5.    Lampiran SSP/ e-Billing                            …
6.    Buku Bank Desa                                …
7.    Lampiran Copy RKD                            …
II.    Laporan Penggunaan Dana Desa                        …
Surat Pengantar TPK                                …
A.    Kegiatan Pembangunan Hotmik Jalan                …
a)    SPP                                     …
b)    RAB                                    …
c)    Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja            …
d)    Lampiran (Bukti Pengeluaran)                    …
e)    Berita Acara Serah terima hasil pekerjaan            …
B.    Kegiatan Pembangunan Saluran Irigasi                …
a)    SPP                                     …
b)    RAB                                    …
c)    Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja            …
d)    Lampiran (Bukti Pengeluaran)                    …
e)    Berita Acara Serah terima hasil pekerjaan            …
C.    Kegiatan Pemberdayaan (Pelatihan Peningkatan
Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa)                …
III.    Lampiran-lampiran                                …
Foto Kegiatan 0%, 50 %, dan 100 %                    …
SK TPK                                        …
IV.    Penutup

Surat Pengantar Kepala Desa

Contoh Surat Pengantar Kepala Desa  

Lembar Pendahuluan

Contoh Pendahuluan:
Pendahuluan
Dengan telah diterimanya Dana Desa, dan selesainya kegiatan yang didanai oleh Dana Desa, Pemerintah Desa berkewajiban menyampaikan LPJ Dana Desa kepada Bupati/walikota. Sekaligus menyampaikan informasi kepada masyarakat sebagai wujud transparansi pengelolaan keuangan desa.
LPJ Dana Desa dimaksudkan untuk :
  • Laporan realisasi penggunaan Dana Desa.
  • Bahan Penilaian atas kinerja pemerintah desa.
  • Bahan masukan dalam perencanaat dimasa mendatang yang lebih baik.

Dasar hukum penyusunan LPJ :

  1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
  2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717);
  3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5558) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5864);
  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014  tentang  Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2093);
  5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Kepala Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 4);
  6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2015  tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 5);
  7. Peraturan Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor…. Tahun…. tentang Penetapan Prioritas Kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun ….. Nomor ……)
  8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2016  tentang Laporan Kepala Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1099);
  9. Peraturan Daerah Kabupaten ……… No…. Tahun …. Tentang Desa.
  10. Peraturan Bupati/Walikota ……… No….  Tahun….. Tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Desa;
  11. Peraturan Bupati / Walikota …….. No. …. Tahun ….. Tentang Pengadaan Barang dan Jasa di Desa lingkup Kabupaten ……;
  12. Peraturan Desa Maju Kecamatan Mandiri Nomor …. Tahun …. Tentang RKPDesa Tahun 2016;
  13. Peraturan Desa Maju Kecamatan Mandiri Nomor ….. Tahun …. Tentang APBDesa Tahun Anggaran 2016;
  14. dst;

17 comments

OK BANGET SANGAT MEMBANTU, MAKASIH....

Ma kasih Pak... ini sangat mencerahkan !! Sukses untuk semuanya

Ok Pak... Ma kasih banget,, saya dapt pencerahan yang baik !! Semoga semuanya sukses

terima kasih admin. sangat membantu sekali

terima kasih admnin. sangat membantu sekali

mohon penjelasannya perbedaan antara LJK Alokasi Dana Desa dengan Dana Desa?

LPJ keuangan desa dari ADD maupun DD prinsipnya sama saja, yang membedakan hanya kode rekening dan kode bidang sub bidang kegiatan.

Trimakasih,semakin memperjelas pekerjaan

untuk format pelaporannya juga sama pak?seperti BKU, buku pajak,dan yang lainnya?


EmoticonEmoticon