Skip to main content

FORMAT RENCANA KERJA PERANGKAT DESA

Renja Desa

Perencanaan Kerja

Kenapa Perencanaan itu Penting ?



Segala hal harus dilakukan dengan perencanaan. Bayangkan jika apa yang dilakukan tanpa perencanaan. Anda akan dihadapkan dengan berbagai hambatan yang tidak pernah diduga sebelumnya. Celakanya tanpa perencanaan diawal anda tidak punya cukup persiapan untuk menghadapi hambatan tersebut. Akhirnya apa yang dikerjakann tidak dapat dicapai maksimal, tidak memuaskan  atau bahkan gagal.


Pekerjaan tanpa perencanaan ibarat bepergian tanpa tujuan. Berjalan tanpa arah, tidak ada motivasi dan target untuk mencapai tempat yang dituju. Dan Anda tidak pernah tahu apakah perjalanan itu telah sampai kepada tujuan atau tidak, karena  tidak punya target/rencana tempat yang dituju.


Bayangkan ketika anda sedang dalam momen lebaran Idul Fitri. Anda merantau dan jarang pulang. Pastinya ingin berkumpul dengan kerabat dan sanak famili. Anda akan merencanakan mudik lebaran. Dengan memiliki rencana mudik lebaran.  Anda akan berusaha menabung, agar pada saatnya punya cukup bekal untuk pulkam (pulang kampung). Mungkin akan terbersit pikiran untuk memberi hadiah kepada orang-terdekat dan anda sayangi. Andapun akan mempersiapkan jauh-jauh hari.


Jika merencanakan pulkam dengan pesawat atau kereta api. Anda pasti akan mencari informasi kapan tiket mulai dijual. Karena anda tidak ingin kehabisan tiket, anda akan membeli tiket lebih awal. Bahkan jika anda merencanakan menggunakan kendaraan pribadi. Pasti jauh-jauh hari anda akan chek and rechek kendaraan anda. Dan pada saatnya melakukan perjalanan mudik anda akan siap menghadapi segalanya.


Perjalanan molor berjam-jam saat kemacetan arus mudik.  Tidak akan mengendurkan semangat anda. Karena rencana dan tujuan yang jelas akan memotivasi anda untuk melakukan segalanya, agar rencana anda dapat tercapai. Alhasil ketika anda sampai dikampung berkumpul dengan orang tua dan kerabat. Ada kepuasan yang tidak akan cukup digambarkan dengan kata-kata. Karena tujuan anda telah tercapai.


Anda seperti telah mendaki gunung, jalan terjal dan mendaki anda lalui. Awalnya susah dan melelahkan. Tetapi saat anda mencapai puncaknya, kebahagiaan dan kepuasan akan menyelimuti perasaan anda. Dan andapun suka rela untuk mengulanginya, seperti anda akan merencanakan pulkam tahun depan. Kenapa ? karena anda punya rencana dan target/tujuan yang jelas untuk dicapai.


Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi hari esok. Tetapi kita dapat merencanakan apa yang akan dilakukan esok dan apa yang ingin kita dapatkan hari esok. Dengan perencanaan dan tujuan yang jelas kita akan tahu apakah yang kita tuju sudah tercapai atau belum. Jika belum mencapainya dihari ini kita akan berusaha mencapainya besok, lusa minggu depan dan seterusnya sampai keinginan dan tujuan tercapai. Memiliki rencana dan tujuan yang jelas akan memotivasi kesungguhan berusaha, memiliki kesabaran (keteguhan dan ketahanan dalam menghadapi hambatan), dan ketika segala daya dan upaya telah dilakukan, bahkan ketika kegagalan didapatkan kepuasan akan tetap didapatkan dari usaha yang telah dilakukan sungguh-sungguh. Bukankah Allah SWT. Akan membalas dengan pahala dari apa yang kita lakukan bukan dari apa yang kita hasilkan?


Tidak peduli anda siapa dan menjadi apa. Mulailah membuat rencana, untuk besok, minggu ini, bulan ini atau tahun ini. Mulailah dari diri kita jangan pedulikan orang lain dan mari mulai dari hari ini.


Beberapa postingan saya kedepan akan membahas bagaimana Perangkat Desa membuat program kerja tahunan. Selain akan saya jelaskan dari awal bagaimana menyusun rencana program, akan saya lengkapi dengan format matrik program dan tatawaktu pelaksanaan.


Karena saya berdomisili di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Beberapa contoh program kegiatan akan lebih banyak diwarnai Peraturan Daerah Majalengka. Dalam beberapa hal mungkin ada perbedaan dengan daerah lain. Namun subtasi tugas pokok fungsi perangkat desa pastilah sama. Sebagaimana diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan peraturan pelaksananya.


Apa yang harus dipersiapakan ?


Agar Anda sebagai perangkat desa bisa memulai membuat perencanaan dalam bentuk program kerja tahunan, anda harus memahami benar tugas pokok fungsi jabatan yang anda pegang sebagai perangkat desa. Saran saya banyak-banyaklah membaca Undang-Undang dan Peraturan Daerah yang berkaitan dengan desa dan tugas pokok anda.


Bagaimana menyusun perencanaan danmenuangkannnya dalam format perencanaan tahunan perangkat desa akan saya bahas pada tulisan selanjutnya.


Comments

  1. Boleh berikan contoh program kerja seorang sekertaris desa, soalnya saya baru terpilih menjadi sekertaris yang baru oleh warga desa

    ReplyDelete
  2. Selamat telah dipercaya sebagai Sekdes. Yang pertama harus dilakukan adalah mempelajari Undang-undang dan peraturan yang berkaitan dengan tugas Sekdes. Catat apa yang harus dilakukan, kapan harus dimulai dan kapan paling lambat harus diselesaikan, siapa saja yang harus terlibat. Penting untuk mencatat semua yang dikerjakan dalam kertas kerja, selalu tindak lanjuti dengan mengerjakan apa yang sudah ditulis/dicatat. Tugas Sekdes cukup berat cobalah mulai dari cobalah dari hal kecil, hal yang paling mudah dan dapat segera dilaksanakan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Contoh LPJ Dana Desa (Dilengkapi Format Baku)

Contoh LPJ DD 2016 (format Excel & Word)  Berikut ini admin coba mengulas cara membuat Laporan Pertanggung Jawaban Penggunaan Dana Desa. Dilengkapi dengan format yang sudah dibakukan. LPJ ini merupakan administrasi yang wajib dibuat oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK).
Admin mengambil kasus kegiatan pengaspalan jalan dengan hotmix dan penambalan di Desa Astina Kecamatan Kurawa. Adapun Rencana Anggaran Biaya sesuai RKPDesa dan APBDesa  sebesar Rp. 356.963.600,-.
Segera setelah TPK menerima Surat Perintah Kerja (SPK) mencermati dan mempelajari RAB. Sebagai contoh RAB yang akan dilaksanakan TPK sebagai berikut :

FORMAT BARU ADMINISTRASI DESA (PERMENDAGRI 47/2016)

Administrasi Desa Format Baru  Ketentuan yang mengatur tentang Administrasi Desa diatur dalam Permendagri Nomor 47 Tahun 2016 tentang Administrasi Desa. Dengan diberlakukannya Permendagri tersebut, Permendagri Nomor 32 Tahun 2006 tentang Pedoman Administrasi Desa dan peraturan pelaksannya dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi.
Bagaimana mengelola dan seperti apa fomat yang diberlakukan dalam Permendagri 47/2016 ?
Silakan simak penjelasannya !
Disertai Bonus download gratis Permendagri dan contoh format dibagian akhir tulisan.
Silakan baca sampai tuntas !
Penyelenggaraan Administrasi Desa Kepala Desa berwenang menyelenggarakan Administrasi Desa. Kepala Desa melaksanakan administrasi desa dibantu Aparat Desa. Administrasi Desa diilaksanakan dalam rangka :
Penyelenggaraan Pemerintahan
Pelaksanaan Pembangunan
Pembinaan masyarakat, dan
Pemeberdayaan Masyarakat
Administrasi Desa meliputi :
Administrasi UmumAdministrasi PendudukAdministrasi KeuanganAdministrasi PembangunanAdministrasi La…

PANDUAN LENGKAP MENYUSUN RAB (FORMAT RAB DESA)

Cara Menghitung RAB Cara menghitung rencana anggaran biaya atau disingkat RAB bisa dilakukan dengan  dua cara.
Cara Pertama  Menggunakan perhitungan  m2 (meter persegi) atau m3 (meter kubik). Cara ini memiliki kelebihan dapat dilakukan dengan cepat mudah, tidak membutuhkan banyak waktu dan pemikiran untuk mengumpulkan data dan tanpa harus membaca gambar (praktis). Namun kelemahannya tidak akurat dan tidak dapat diketahui kebutuhan  bahan, alat dan kebutuhan pekerja yang sebenarnya. Cara ini hanya untuk menghitung perkiraan  biaya kasar.
Perhitungan RAB Cara Pertama ini cukup dengan mengetahui volume pekerjaan yang akan dikerjakan dan harga satuan pekerjaan per m2/m3. Untuk mengetahui biaya yang diperlukan cukup dengan mengalikan volume pekerjaan dengan harga satuan pekerjaan  per m2/m3.
Misalkan kita hendak membangun rumah sederhana ukuran rumah yang akan dibangun panjang  10 meter dan lebar 7 meter.  Harga satuan per m2 rumah sederhana di Kabupaten Majalengka sebesar Rp. 1.500.000. …

LAPORAN KEPALA DESA FORMAT BARU 2016

Laporan Kepala Desa Berdasarkan Permendagri 46/2016 Pada saat ini , Peraturan Menteri Nomor 35 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Tata Cara Pelaporan Dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Seiring telah diundangkannya Permendagri Nomor 46 Tahun 2016 tentang Laporan Kepala Desa.
Apa saja dan bagaimana Laporan Kepala Desa dibuat ?
Silakan simak tuntas penjelasannya !
Apa saja Laporan yang harus dibuat Kepala Desa ?
Setiap tahun Kepala Desa wajib membuat :
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa akhir tahun anggaran;Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa akhir masa jabatan;Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa akhir tahun anggaran; danInformasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.(Permendagri 46/2016 BAB II pasal 2) LPPD AKHIR TAHUN ANGGARAN Tiga bulan sejak berakhirnya tahun anggaran (Bulan Maret tahun berkenaan) Kepala Desa membuat Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa / LPPD akhir tahun anggaran. Disampaikan k…

Format Profill Desa Lengkap (Download)

Profil Desa/Kelurahan Desa dan kelurahan wajib mengisi data profil desa setiap tahun. Profil Desa menggambarkan keadaan desa secara utuh dan menyeluruh. Dapat dijadikan sebagai tolak ukur perkembangan kemajuan Desa dan Kelurahan.
Dasasr Hukum Penyusunan Profil Desa :
Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 tahun 2007 tentang Penyusunan dan Pendayagunaan Profil Desa dan Kelurahan.
Surat Mendagri 414.3/316/PMD tanggal 7 Februari 2013 tentang sistem pendataan Profil Desa/Kelurahan.
Pengisian Profil Desa dilakukan secara online dengan mengunjungi website Kementrian Dalam Negeri http//www.prodeskel.binapemdes.kemendagri.go.id.

Copy Lengkap Contoh SK Kepala Desa

Surat Keputusan Kepala Desa merupakan salah satu produk administrasi desa. Dalam melaksanakan produk hukum desa (Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa), Kepala Desa mengeluarkan Keputusan Desa.
Surat Keputusan Kepala Desa merupakan naskah dinas yang dikeluarkan Pemerintah Desa. Karenannya bentuk dan format telah diatur. Berikut contoh berbagai Surat Keputusan Kepala Desa. Dapat di-download dengan mudah dan gratis.
Kami upload dalam bentuk word, agar mudah di edit dan disesuaikan dengan kondisi anda.

Berikut berbagai SK Kepala Desa yang dapat anda download :
SK Lembaga Pemberdayaan Masyarakat. Download disini
SK RT. Download disiniSK Tim Penyusun RPJMDes DownloadSK Tim Penyusun RKPDes Down LoadSK Tambahan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) DownloadSK Posyandu Down loadSK BKD Down loadSK UP2K Down loadSK MCK Komunal DownloadSK TPK DownloadSK Bendahara Download  ....

Sistematika LPJ Dana Desa (Format Baku & Contoh lengkap)

LPJ DANA DESA FORMAT BAKU BERIKUT CONTOH Pada tulisan ini admin akan mengupas tuntas penyusunan LPJ Dana Desa. Tulisan ini akan membimbing penyusunan LPJ dari mulai membuat jilid, isi laporan sampai lampiran-lampiran yang diperlukan. Format yang digunakan merupakan format baku mengacu pada aturan terkini. Sekaligus disertai contoh LPJ Dana Desa lembar demi lembar.
Laporan Penggunaan Dana Desa merupakan laporan Kepala Desa Kepada Bupati/Walikota. Hakekatnya adalah laporan Bendahara Desa dan Tim Pelaksanan Kegiatan Dana Desa dalam melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan Anggaran Desa sesuai APBDesa.
Jadi LPJ Dana Desa terdiri dari Laporan Bendahara Desa dilampiri Laporan Pelaksanaan kegiatan Dana Desa dari TPK.
Untuk memudahkan sistematika laporan dapat disusun sebagai berikut :
Sistematika LPJ ADD Jilid
Kata Pengantar
Daftar Isi
Surat Pengantar Kepala Desa
Pendahuluan
I.    Laporan Keuangan Desa
1.    Laporan Realisasi Penggunaan Dana
2.    Buku Kas Umum
3.    Lampiran BKU (S…

LPPD Akhir Tahun Anggaran (Format Permendagri 46/2016)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) Setiap Akhir tahun Kepala Desa wajib membuat Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/LPPD.
Apa saja Laporan yang harus dibuat Kepala Desa ?
1.    Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa akhir tahun anggaran;
2.    Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa akhir masa jabatan;
3.    Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa akhir tahun anggaran; dan
4.    Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
Pada saat ini , Peraturan Menteri Nomor 35 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Tata Cara Pelaporan Dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Seiring telah diundangkannya Permendagri Nomor 46 Tahun 2016 tentang Laporan Kepala Desa.

Berikut ini sistematika Penyusunan LPPD Akhit Tahun Anggaran berdasarkan ketentuan baru yang diatur Dalam Permendagri Nomor 46 Tahun 2016.

LPPD AKHIR TAHUN ANGGARAN Tiga bulan sejak berakhirnya tahun anggaran (Bulan Maret tahun berkenaan) Kepala Desa…

Contoh Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Di Desa

Pengadaan Barang dan Jasa Di Desa Dasar hukum pengadaan barang dan jasa di desa mengacu kepada  :
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa;
Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah Nomor 13 Tahun 2013 tentang Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang/jasa di Desa.
Bahwa tata cara pengadaan barang oleh Tim Pengelola Kegiatan terdapat 3 (tiga) Kriteria.
Pelaksanaan pengadaan barang/jasa melalui penyedia barang/jasa dilaksanakan sebagai berikut :
A.    Pengadaan barang/jasa dengan nilai sampai dengan Rp. 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah)
TPK membeli barang/jasa kepada 1 (satu) penyedia barang/jasaPembelian sebagaimana dimaksud pada angka 1. dilakukan tanpa permintaan penawaran tertulis  dari TPK dan tanpa penawaran tertulis dari penyedia barang/jasa;TPK melakukan negosiasi (tawar menawar) dengan penyedia  barang/jasa  untuk  memperoleh  harga yang lebih murah;Penyedia barang/jasa memberikan bukti transaksi berupa nota, fa…

SEJARAH UU DESA TAHUN 1948-2016

9 Peraturan Perundang-Undangan Desa Peraturan Perundang-undangan yang mengatur tentang Desa telah mengalami perubahan dari waktu-ke waktu. Sembilan kali berganti sejak tahun 1948 hingga 2016. Sekedar bahan pengetahuan dapat disebutkan dibawah ini :
Undang-undang Nomor 22 Tahun 1948 tentang Pokok Pemerintahan Daerah.Undang-undang Nomo1 Tahun 1957 tentang Pokok-pokok Pemerintahan Daerah.Undang-undang Nomor 18 Tahun 1965 tentang Pokok-pokok Pemerintahan Daerah.Undang-undang Nomor 19 Tahun 1965 tentang Desa Praja Sebagai Bentuk Peralihan Untuk Mempercepat Terbentukanya Daerah Tingkat III di Seluruh Wilayah RI.Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Pemerintahan di Daerah.Undang-undang Nomor 5 Tahun 1975 tentang Pemerintahan Desa.Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.